Kategori: Berita

Kepala LKPP Lantik 5 Pejabat

Kepala LKPP, Roni Dwi Susanto melantik 4 pejabat administrator dan pengawas serta mengangkat 1 jabatan fungsional auditor ahli tingkat pertama pada hari Rabu (26/06). Dalam kesempatan ini, 1 orang pejabat dipromosikan  menjadi pejabat administrator, 2 orang dipromosikan menjadi pejabat pengawas, 1 orang diangkat sebagai pejabat fungsional auditor, serta satu orang pejabat pengawas di rotasi ke unit kerja lain.

Roni menyampaikan selamat kepada pejabat dan pegawai yang baru dilantik, ia berujar bahwa pengambilan sumpah jabatan dan penandatanganan pakta integritas yang disaksikan oleh para undangan sebagai kontrol bersama.

Promosi, rotasi, mutasi dan pengangkatan jabatan fungsional, menurut Roni, adalah salah satu cara untuk meningkatkan kinerja LKPP agar lebih baik dan lebih cepat.  Perputaran ini juga sebagai cara untuk meninggalkan zona nyaman, tidak hanya untuk yang dilantik namun juga untuk atasannya.

“Jika terlalu nyaman, gairah (kerja) akan mati”, ujarnya. Roni berharap dengan adanya promosi, rotasi, dan mutasi, kedepannya LKPP akan semakin produktif dan berinovasi. “LKPP tidak perlu glamor memunculkan namanya, namun LKPP muncul dengan karyanya”

Dengan telah lahirnya jabatan jabatan fungsional auditor tingkat pertama, Roni mendorong agar kedepan fungsional yang ada di LKPP segera lahir. Bukan hanya fungsional pengadaan namun juga fungsional lainnya. (awh)

Berikut adalah nama pejabat yang dilantik.

No Nama Jabatan Baru Jabatan Sebelumnya
1 Fajar Adi Hemawan Kepala Subdirektorat Keterangan Ahli Kepala Seksi Wilayah Bali, Nusa Tenggara & Pusat
2 Mirna Medita Endikasari Kepala Seksi Wilayah Bali, Nusa Tenggara & Pusat Kepala Subbagian Anggaran
3 Biantri Raynasari Kepala Subbagian Program
4 Ermawanto Kepala Subbagian Anggaran
5 Estu Retno Yuliati Auditor Ahli Pertama

 

Sumber: http://www.lkpp.go.id/

Laporan Keuangan LKPP Raih Opini WTP

LKPP menerima opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) berdasarkan hasil pemeriksaan Laporan Keuangan Kementerian Lembaga (LKKL) 2018. Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Bendaraha Umum Negara (LK BUN) diserahkan oleh Anggota II BPK RI Agus Joko Pramono kepada Kepala LKPP Roni Dwi Susanto, Rabu (12/06) di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.  Ini merupakan opini WTP ke-7 yang diterima LKPP sejak mengelola anggaran secara mandiri dari 2009.

Roni menyampaikan bahwa WTP yg dicapai merupakan hasil kerja keras seluruh pegawai LKPP. Hal itu membutuhkan ketaatan terhadap prosedur tanpa takut melakukan inovasi, tentunya dgn pengendalian intern.

Ia berpesan agar LKPP bisa mencapai hasil yg lebih baik, karena WTP bukan berarti tanpa catatan, melainkan tetap harus ada perbaikan agar dapat mencapai hasil yg lebih baik.

Berdasarkan siaran pers BPK RI, atas 87 Laporan Keuangan tersebut, 81 LKKL dan 1 LKBUN (95%) mendapatkan opini WTP yang meningkat dibandingkan dengan tahun 2017 sebanyak 79 LKKL dan 1 LKBUN (91%). Sedangkan 4 LKKL mendapat opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP), jumlah ini menurun dibandingkan tahun 2017 sebanyak 6 LKKL. Selain itu, masih terdapat 1 LKKL yang mendapat opini Tidak Menyatakan Pendapat. Jumlah ini menurun dibanding tahun 2017 yaitu 2 LKKL.

 

Sumber: http://www.lkpp.go.id/

Upacara Peringati Hari Kelahiran Pancasila

Seluruh pimpinan dan pegawai LKPP melaksanakan Upacara Bendera memperingati Hari Kelahiran Pancasila, Sabtu (01/06) di  Plaza Gedung LKPP, Jakarta. Peringatan Hari Kelahiran Pancasila kali ini diharapkan mampu menyatukan kita semua sebagai satu bangsa dan hidup dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sekertaris Utama LKPP, Setya Budi Arijanta selaku Inspektur Upacara menyampaikan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia, Hariyono. Ia menyampaikan bahwa peringatan Hari Kelahiran Pancasila kali ini mengingatkan bahwa bangsa Indonesia hidup dan bahagia dalam keberagaman dengan merujuk pada keberagaman ras, etnis, agama, kepercayaan dan budaya sejak masa pra aksara hingga sekarang.

Keberagaman yang terdapat di Indonesia hanya dapat dirajut dalam bingkai kebangsaan yang inklusif. Pancasila harus tertanam dalam hati yang suci dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Pancasila sebagai suatu keyakinan dan pendirian yang asasi harus terus diperjuangkan.”. ungkap Setya.

Upacara peringatan Hari Kelahiran Pancasila kali ini berlangsung menjelang cuti Idul Fitri. Meskipun beberapa pegawai LKPP sudah ada yang melakukan mudik ke kampung halaman, tetapi tidak menyurutkan untuk mengikuti  upacara sesuai dengan tempat daerah tujuan mudik. (Gun)

Sumber: http://www.lkpp.go.id/

Bazar Ramadan di LKPP Suguhkan Pernak-Pernik Lebaran

Apa jadinya jika Plaza Gedung LKPP disulap menjadi area bazar dadakan? Tak ada kursi-kursi rotan yang biasa diletakkan berpola di area plaza, melainkan jajaran lapak-lapak sederhana yang diatur memanjang.
Dari bagian dalam Plaza Gedung LKPP, deretan baju-baju wanita, pigura, hingga aksesori yang dipajang rapih setidaknya mampu menarik banyak perhatian pengunjung LKPP. Lain dalam, lain pula dengan plaza luar, roti-roti kecoklatan yang ditata rapih di atas meja, warna-warni penganan ala bazar, serta wangi gurihnya pempek yang sedang digoreng boleh jadi membuat banyak pengunjung harus sedikit menelan ludah. Pasalnya, bazar yang diadakan mulai hari ini hingga besok (28-29/05) juga bertepatan dengan momentum bulan Ramadan.
Menariknya lagi, beberapa pegawai LKPP juga ikut andil menjajakan dagangannya pada bazar tahun ini. Apalagi, momentum kegiatan ini juga berdekatan dengan pembayaran gaji dan THR.
 
Kepala Seksi Tata Kelola Jabatan Fungsional Pengelola Pengadaan Anatasia—yang juga menyempatkan mengunjungi stand penjual—mengaku senang dengan banyaknya barang UMKM yang dijual pada kegiatan bazar tahun ini. Menurutnya, selain produk jualan yang ditawarkan sangat bervariasi, calon pembeli juga bisa mendapatkan produk-produk yang dijual dengan harga murah.
“Bagus banget (diadakan acara bazar). Soalnya jadi banyak barang-barang UMKM yang muncul, bervariasi.  Jarang-jarang bisa beli pempek kemudian peyek murah,” ungkapnya saat ditemui di stand Biro Hukum, Sistem Informasi, dan Kepegawaian.
Sementara itu, Angky Dwi Seffyanto, pegawai di Bagian Kepegawaian, yang turut menjual peyek andalannya menganggap kegiatan ini sebagai sesuatu yang out of the box. Menurutnya, kegiatan bazar di LKPP  mampu menghadirkan nuansa baru yang positif di luar rutinitas pekerjaannya. Bahkan, lanjut Angky, kegiatan ini juga bernilai positif terhadap perekonomian, baik bagi internal maupun ekternal LKPP.
“Responsnya luar biasa. Jadi ekspektasi saya, ya, di luar ekspektasi saya. Saya tadi cuma bawa beberapa dengan asumsi bahwa dua hari ini bakal habis. Eh, teryata di hari pertama tinggal beberapa biji saja sisanya,” ungkapnya.
Ia berharap ke depannya kegiatan bazar ini dapat lebih terstruktur dapat terkoordinasi sejah jauh-jauh hari. Harapannya, pegawai lain dapat mempersiapkan lebih baik untuk memanfaatkan momentum ini.

Kepala LKPP Lantik Sekretaris Utama

Jakarta – Kepala LKPP Roni Dwi Susanto melantik Setya Budi Arijanta sebagai Sekretaris Utama serta 16 pejabat lainnya di lingkungan LKPP, pada Rabu (29/05). Dalam pelantikan ini, 13 pejabat dipromosikan dan 4 orang lainnya dirotasi.

Para pejabat diambil sumpah dan resmi diangkat dalam jabatan barunya pada upacara pelantikan yang berlangsung di Aula Serbaguna Lt.2 kantor LKPP.

“Kita berharap Pak Setya dapat menjalankan tugasnya dengan sepenuh hati dan dedikasi tinggi sebagai “pelayan” di LKPP. Karena banyak hal yang harus segera dijalankan terutama Reformasi Birokrasi untuk membawa dan memberi wajah LKPP kepada publik”, terang Roni.

Setya sebelumnya menjabat sebagai Direktur Penanganan Permasalahan Hukum LKPP. Ia mengikuti seleksi terbuka untuk jabatan Sekretaris Utama LKPP awal Agustus 2018. Setelah mengikuti serangkaian tes, Setya dinyatakan lolos oleh Tim Pansel sebagai tiga besar bersama kandidat lainnya hingga Presiden Joko Widodo menetapkannya sebagai Sekretaris Utama melalui petikan Keputusan Presiden No. 47/TPA/Tahun 2019 Tentang Pengangkatan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Ia juga menyampaikan selamat kepada para pejabat yang diangkat. Roni menyebut, dalam mengemban amanah jabatan yang baru setiap pegawai tidak hanya bertanggung jawab kepada lingkungannya, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Saya juga mengucapkan selamat kepada teman-teman yang di rotasi dan diangkat, bersiaplah untuk menghadapi tantangan dalam melakukan banyak hal ditempat yang baru”, imbuhnya.

Roni juga berpesan untuk bekerja dengan seimbang, sehingga pekerjaan dan sosial dapat berjalan beriringan. Terus bekerja keras dengan ikhlas dan cerdas, serta berinovasi sehingga pekerjaan LKPP nantinya akan semakin ringan dengan output yang lebih besar lagi. (nit)

Berikut adalah nama pejabat yang dilantik.

No Nama Jabatan Baru Jabatan Sebelumnya
1 Setya Budi Arijanta Sekretaris Utama Direktur Penanganan Permasalahan Hukum
2 Wildan Massani Kepala Bagian Program dan Anggaran Kepala Subbagian Tata Usaha, Inspektorat
3 Donald Sutanto Panjaitan Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana Kepala Seksi Kontrak Payung
4 Ranto Kepala Bagian Keuangan Kepala Subdirektorat Wilayah I Barat
5 Muhammad Adiwibowo Soedarmo Kepala Bagian Tata Usaha dan Rumah Tangga Kepala Subbagian Rumah Tangga
6 Andi Susanto Kepala Bagian Sistem Informasi Kepala Bagian Hukum dan Humas
7 Heldi Yudiyatna Kepala Subdirektorat Pengelolaan Katalog Kepala Subbidang Pemantauan dan Evaluasi
8 Selamet Budiharto Kepala Subdirektorat Wilayah I Barat Kepala Bagian Keuangan
9 Angga Sanjaya Lingga Kepala Subbagian Inventaris dan Penghapusan Barang Milik Negara
10 Katriasih Dwi Hartati Kepala Subbagian Tata Usaha
11 Mhd Irsan Kepala Subbagian Rumah Tangga
12 Lailatul Mufarokhah Kepala Seksi Jasa Konsultansi
13 Anastasia Citra Puspita Kepala Seksi Multilateral
14 Devi Yanurida Kepala Seksi Riset Pasar dan Industri
15 Hilman Fazri Kepala Seksi Kontrak Payung
16 Inamawati Mastuti Dewi Kepala Seksi Penanganan Permasalahan Kontrak Barang dan Jasa
16 Siti Ulyanah Kepala Subbidang Pemantauan dan Evaluasi

Sumber: http://www.lkpp.go.id/