Empat E-Commerce Gabung ke Katalog LKPP

Empat E-Commerce Gabung ke Katalog LKPP

Empat E-Commerce Gabung ke Katalog LKPP

Jakarta – Keempat pelaku usaha digital atau e-commerce B2B – B2G yaitu anugrahpratama.com, ayooklik.com, bhinneka.com dan mbiz.co.id menandatangani pakta integritas untuk bergabung dalam sistem katalog LKPP.

Kegiatan tersebut disaksikan langsung oleh Kepala LKPP Agus Prabowo, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Kepala BPKP Ardan Adiperdana, perwakilan dari Kementerian PPN/Bappenas, Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan RI Untung Suseno Sutarjo, dan Dewan Pembina idEA Emirsyah Satar.

Kepala LKPP optimistis bergabungnya keempat e-commerce B2B-B2G dalam sistem katalog LKPP dapat merubah pola pengadaan ke depan lebih baik. “Karena semua serba transparan. Mereknya disebut. Speknya disebut. Harganya dibuka. Term of delivery-nya dibuka. Penyedianya dibuka dan term of payment-nya jelas” lanjutnya.

Agus menjelaskan latar belakang kemitraan LKPP dan keempat e-commerce B2B-B2G dilandasi pada formula empat pilar untuk mereformasikan pengadaan. Keempat pilar tersebut adalah regulasi, SDM serta kelembagaannya, market operation dan integrity.

Ia mengatakan, bergabungnya keempat e-commerce dalam sistem katalog LKPP adalah bagian dari pilar market operation yang memanfaatkan teknologi informasi dalam transaksi pengadaan barang/jasa.

“Yang paling menarik dari bergabungnya online shop ini adalah kita masuk di era crowd control. Jadi yang mengontrol itu adalah semuanya. Bukan hanya pemerintah dan penyedia. Semua orang bisa melihat hasil kerja kita” ujar Agus.

Agus juga mengingatkan para e-commerce lokal dan penyedia lainnya agar tidak boleh melupakan pilar yang keempat yaitu integrity. Oleh karena itu, beliau selalu meminta mereka untuk menjaga integritas.

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan pembelian barang melaui LKPP selain lebih cepat dan transparan juga memiliki manfaat lain. Salah satunya memberikan peluang ke industri dalam negeri. “Bagi saya, e-katalog di LKPP ini betul-betul menjadi penolong. Kita juga menghemat anggaran tentunya banyak sekali” katanya.

Bergabungnya empat e-commerce lokal menambah jumlah produk dalam e-katalog menjadi 57.329 item. Ke depannya, LKPP berencana untuk terus memperbesar jumlah barang dan jasa tersebut agar dapat mengakomodir kebutuhan pemerintah yang beragam dan juga dinamis.

Salah satu caranya adalah dengan menggandeng lebih banyak e-commerce ke dalam sistem katalog. Sebagai catatan, Bhinneka.com sebagai pionir e-commerce bermitra dengan LKPP melalui e-katalog pada tahun 2015. Pada kurun tahun tersebut, nilai transaksi bhinneka.com dalam pengadaan barang/jasa mencapai sebesar 806 M. (aji/fan)

Sumber : http://www.lkpp.go.id/